Semarang– wartaglobalnusantara.net
Rukita mengundang masyarakat dan rekan media untuk hadir dalam acara Open House yang diselenggarakan hari ini di Rukita One Residence Semarang, berlokasi di Jl. Pringgading No.1, Brumbungan, Kec. Semarang Tengah, Kota Semarang.
Acara berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB, di mana pengunjung dapat datang kapan saja untuk melakukan tur properti dan melihat langsung fasilitas unggulan yang ditawarkan oleh Rukita One Residence.

Selain sesi unit tour, acara ini juga menjadi kesempatan istimewa untuk ngobrol langsung seputar konsep hunian coliving dan serviced residence bersama Lika Aprilia Samiadi, VP of Marketing Rukita. Dalam sesi ini, para tamu bisa lebih memahami bagaimana Rukita menjawab kebutuhan generasi masa kini akan hunian yang praktis, nyaman, dan berkomunitas.
Kehadiran Rukita di Semarang menandai langkah ekspansi strategis perusahaan dalam menjawab kebutuhan hunian urban yang terus berkembang, khususnya di kota-kota dengan pertumbuhan ekonomi dan populasi mahasiswa serta pekerja muda yang tinggi. Dengan mengusung konsep coliving, Rukita tidak hanya menawarkan tempat tinggal, tetapi juga membangun komunitas yang saling terhubung dan mendukung.

VP of Marketing Rukita, Lika Aprilia Samiadi, menjelaskan bahwa tren coliving telah menjadi solusi ideal bagi masyarakat modern yang mengutamakan efisiensi waktu, fleksibilitas, dan lingkungan sosial yang sehat. “Melalui Rukita One Residence Semarang, kami ingin menunjukkan bahwa hunian bisa menjadi tempat berkembang, berjejaring, dan tetap merasa ‘di rumah’, meskipun jauh dari keluarga,” ujarnya.
Acara ini juga menjadi momentum bagi media dan calon penghuni untuk melihat langsung bagaimana Rukita menghadirkan standar baru dalam layanan hunian. Dengan sistem sewa yang fleksibel, aplikasi manajemen hunian digital, serta layanan pelanggan yang responsif, Rukita berkomitmen memberikan pengalaman tinggal yang bebas repot dan penuh kenyamanan.

Antusiasme para pengunjung yang hadir di Open House hari ini menjadi sinyal positif bahwa gaya hidup coliving mulai diterima luas oleh masyarakat Semarang, sekaligus membuka peluang baru bagi perkembangan sektor properti berbasis komunitas di Indonesia.
WGN – Pungki
